Coba Unik-unik

Kencan Pertama Tak Terlupakan

Posted on: Mei 18, 2010

Hindari menggigit kuku, memainkan kaki, hingga mengelap keringat. Tak peduli seberapa gemetarnya Anda, Anda harus tetap bisa mengendalikan diri dan menunjukkan sikap-sikap yang bisa membuat pasangan baru terkesan. Bagaimana caranya?! Ikuti petunjuk di bawah ini.

Dengarkan dia

Tiap orang suka didengarkan. Saat dia menceritakan pengalaman atau dirinya pada Anda, simak baik-baik. Berikan tanggapan saat Anda ingin menanyakan sesuatu, namun jangan sampai memotong pembicaraannya. Dengan mendengar dan memberi perhatian, serta ketertarikan secara alami, maka pria idaman akan makin mengagumi perhatian Anda.

Santai saja

Ada sebuah rahasia yang perlu Anda ketahui tentang kencan pertama, yaitu bahwa pasangan sama gugupnya dengan Anda. Jadi, berusahalah untuk santai dan kuasai keadaan sekitar. Biarkan komunikasi dan kebersamaan berjalan apa adanya. ‘Beritahu’ pasangan melalui sikap bahwa Anda bukanlah wanita yang mudah panik.

Yang sopan yah

Dulu Ibu Anda tidak mengajarkan etika bersopan santun tanpa alasan. Jadi, kini saatnya untuk menerapkannya di kencan pertama (dan di mana saja tentunya). Jangan lupa menyertakan kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih” jika Anda ingin memberi kesan baik di mata pasangan.

Jangan beberkan semua

Untuk ukuran kencan pertama yang bisa dibilang masih terlalu dini, sebaiknya Anda tidak membeberkan semua detail tentang diri. Anda tak perlu menceritakan pengalaman dengan 7 mantan pacar yang pernah Anda campakkan di masa lalu. Anda memang harus jujur, namun terlalu terbuka pada awal kencan, bisa membuat pasangan yang belum siap mental menjadi ilfill.

Tertawalah

Tertawa adalah salah satu pemecah suasana tegang yang cukup manjur. Meski begitu, tertawalah dengan sewajarnya. Jangan dibuat-buat! Bila humor yang ada tak terlalu lucu, Anda cukup tersenyum. Juga jangan malu untuk menertawakan diri sendiri, sebab hal ini menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang memiliki rasa aman tinggi.

Buang keluhan

Setiap hari kita menghadapi banyak hal yang membujuk kita mengeluh, namun jangan bawa itu dalam kencan pertama Anda. Jangan bahas hal-hal tak sedap didengar tentang keluarga, pekerjaan, teman, atau diri sendiri. Keluhan membuat orang jadi berpikir Anda adalah wanita yang suka menggerutu dan kurang bersyukur.

Perhatikan pakaian

Penampilan saat kencan perlu diperhatikan sebab bisa menyuarakan kepribadian Anda yang sesungguhnya. Untuk bahasan pakaian, Anda bisa baca keterangan lebih lanjut di sini.

Percaya diri

Tanamkan dalam pikiran Anda rasa percaya diri itu. Jika Anda tidak pernah menginjakkan kaki ke dalam restoran mahal misalnya, tetaplah tegakkan kepala. Jangan segan untuk bertanya bila Anda tidak tahu, namun jangan sampai sikap Anda menunjukkan gelagat kampungan. Tetap percaya diri dan rendah hati!

Tersenyum dan tetap positif

Apapun bisa terjadi saat kencan pertama. Jika pasangan ditelepon dan harus meninggalkan kencan buru-buru, maka berusahalah mengerti dan menerima. Tanggapi dengan positif. Demikian juga jika ada seorang pelayan yang tak sengaja menumpahkan air ke baju Anda, Anda tak perlu marah-marah. Sikap negatif hanya akan membawa pria idaman Anda menolak kesempatan kencan kedua.

Jika Anda yang atur

Jika Anda diminta pasangan untuk menentukan kegiatan kencan, maka carilah informasi tentang apa yang ia suka. Bila Anda tahu pasangan suka nonton dan makan masakan Jepang, maka ajaklah ia melakukan hal-hal tersebut. Dia akan semakin tertarik pada Anda karena Anda benar-benar tahu apa yang dia mau.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

arsip

my archieve

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: